Berita

    Apa itu Ground Clearance Pada Mobil? Peran dan Fungsinya

    Istilah ground clearance mungkin sudah tidak asing untuk didengar bagi pemilik kendaraan mobil. Ini seringkali menjadi salah satu pertimbangan yang cukup penting dan krusial untuk diperhatikan saat membeli mobil.

    Peran pada penggunaan mobil ini sangat penting sehingga perlu dipahami lebih jauh apa saja fungsinya. Sebab, istilah ini sangat berkaitan terhadap pemakaian mobil setiap harinya saat melintasi jalan berlubang, polisi tidur, hingga melewati area rawan banjir.

    Apa Itu Ground Clearance?

    Istilah ini mengacu pada jarak terendah yang diukur dari komponen mobil ke bagian permukaan jalan. Pada dasarnya arti dari sebutan ini yaitu ukuran dari sebuah ruang yang terletak di bagian bawah dari komponen sasis dan dasar ban mobil. 

    Ruang ini nantinya akan mempengaruhi tingkat kenyamanan pada mobil tersebut saat digunakan di lalu lintas. Adapun pengaruh kenyamanan ini bisa dilihat dari ukuran jarak yang dimiliki dari kendaraan tersebut.

    Umumnya, komponen yang memiliki jarak paling dekat antara mobil dengan jalanan adalah exhaust system atau center muffler. Dari kedua komponen tersebut, dapat dihitung berapa jarak terendah mobil ke tanah yang tepat.

    Jarak ini penting untuk diperhatikan karena sangat berpengaruh terhadap keamanan dan potensi kerusakan pada komponen suatu mobil. Misalnya, saat mobil melintasi jalan tidak merata dan belubang, seberapa keamanan yang bisa dirasakan dan tidak berpengaruh terhadap kerusakan komponen mobil.

    Semakin tinggi jaraknya, maka sebuah mobil dinilai lebih aman untuk dikendarai. Hal ini dikarenakan komponen mobil di bawahnya dapat terhindar dari benturan batu, kerikil, dan jalan yang tidak rata.

    • Fungsi Jarak Kolong pada Mobil

    Ground clearance memiliki peran yang penting untuk memberikan ruang jarak antara komponen dasar mobil dengan permukaan tanah. Adapun fungsi dari ruang jarak ini diantaranya seperti berikut.

    • Menghindari Air Masuk ke Mesin Mobil

    Mobil yang memiliki ruang bawah cukup rendah, dapat berpotensi kemasukan air pada mesin mobil. Kondisi ini dapat terjadi saat kendaraan melintasi jalan banjir atau ketika cuaca hujan.

    Masuknya air ke dalam mesin mobil ini bisa melewati bagian sistem pelumasan atau filter udara. Jika terjadi kondisi seperti itu, ini bisa mengakibatkan kerusakan pada mesin mobil.